Navigasi: BAZ

TENTANG BAZ KM-BPI

Badan Amal Zakat (BAZ) adalah merupakan bagian dari organisasi Keluarga Muslim BP Indonesia (KMBPI) yang memfokuskan kegiatannya dalam menyalurkan dana zakat yang dikumpulkan dari karyawan muslim BP Indonesia dengan tujuan mengangkat dan membantu kehidupan sosial kemanusian khususnya para mustahiq (orang-orang yang berhak menerima zakat). BAZ didirikan sekitar awal tahun 1990 oleh beberapa aktifis muslim Arco Indonesia yang concern dengan nasib kaum dhuafa dengan nama BAZIS. BAZIS adalah lembaga sosial nirlaba yang pada awalnya mempunyai struktur organisasi tersendiri yang terpisah dari organisasi Keluarga Muslim Arco Indonesia. Penyaluran dana zakat, infaq dan sadaqah (ZIS) yang dikumpulkan dari karyawan lewat pemotongan gaji, difokuskan untuk membantu pendidikan kaum dhuafa berupa bantuan beasiswa rutin, bantuan untuk yayasan-yayasan anak yatim dan panti jompo. Dalam setiap penyaluran dana selalu ditunjuk minimum satu orang sponsor yang berasal dari karyawan Arco/BP Indonesia untuk memastikan bahwa amanah yang diterima disalurkan sebagaimana mestinya.

Dalam perjalan kegiatannya BAZIS dan KM Arco Indonesia yang nantinya menjadi KMBPI sering mengadakan kegiatan-kegiatan bakti sosial bersama, baik berupa kegiatan sosial di bulan Rhamadan maupun kunjungan ke panti-panti asuhan dan pemukiman kaum dhuafa. Sejalan dengan berjalannya waktu, timbulah ide untuk menyatukan dan mensinergikan kegiatan organisasi keluarga muslim yang ada di BP Indonesia untuk mencapai hasil yang maksimal dalam membantu kaum dhuafa.  Akhirnya sejak tahun 2005, BAZIS menjadi salah satu bagian dari organisasi KMBPI. Pada bulan April 2008 BAZIS akhirnya berubah menjadi BAZ dan lebih fokus pada pengelolan dana zakat. Dana infak dan sadaqoh kemudian dikelola oleh team social outreach KM-BPI yang memfokuskan kegiatan untuk penyaluran infaq dan sadaqah dan bersifat ad-hoc (fund raising dilakukan secara ad-hoc jika ada kebutuhan yang bersifat insidentil).

PROGRAM KERJA

Program kerja BAZ KM-BPI meliputi 3 program utama, yaitu Program BeasiswaProgram Rutin, dan Program Non Rutin.

 

Program Beasiswa

Program ini disalurkan kepada siswa yang kurang mampu yang termasuk ke dalam golongan penerima zakat dan difokuskan untuk bantuan pendidikan dasar (SD-SMA). Dana beasiswa ini disalurkan kepada beberapa anak asuh berdasarkan proposal yang masuk ke BAZ. Sampai pada bulan Januari 2013, tercatat 221 anak asuh yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Beberapa penerima beasiswa ini ada yang sudah menyelesaikan pendidikannya hingga perguruan tinggi dengan dana beasiswa BAZ.

Selain beasiswa umum (pendidikan dasar), BAZ KM-BPI juga memiliki program beasiswa khusus yang diberikan untuk tingkat perguruan tinggi. Program ini diarahkan kepada para mahasiswa dan calon mahasiswa yang termasuk dalam golongan penerima zakat dan berpotensi untuk memperbaiki kualitas hidup diri dan lingkungan. Besar beasiswa yang diberikan berdasarkan dari hasil wawancara dengan dengan mempertimbangkan faktor kemampuan ekonomi calon penerima beasiswa dan kondisi keuangan BAZ.

Bagi karyawan yang ingin mengetahui lebih jauh tentang program ini atau ingin berpartisipasi menyalurkan beasiswa BAZ, dapat menghubungi Festarina ataupun Astuti Purwati.

 

Program Rutin

Program ini dilakukan secara rutin kepada masyarakat yang termasuk ke dalam mustahiq atau penerima zakat yang dilakukan secara rutin baik setiap bulan, setiap semester (6 bulan) atau setiap tahun. Setiap program rutin ini dimonitor dan dievaluasi keberjalanannya oleh anggota BAZ sehingga bantuan yang diberikan Insya Allah menjadi lebih manfaat dan tepat sasaran.

Beberapa program rutin yang saat ini telah dilaksanakan oleh BAZ, diantaranya:

 Program perbaikan gizi buruk. 
 Program bantuan makan siang.
 Program Ramadhan.
 Program pemberdayaan umat (bantuan modal usaha). 
 Program piknik bersama anak yatim. 
 Program operasi katarak. 
 Program berobat gratis. 

 

Bagi karyawan yang ingin mengetahui lebih jauh tentang program ini atau ingin berpartisipasi menyalurakan dana BAZ untuk Program Rutin, dapat menghubungi Aceng Muaz ataupun Liza I. Susetyo.

 

Program Non Rutin

Program ini adalah program yang sedikit berbeda dengan Program Rutin. Dana yang tersalurkan melalui program ini adalah berdasarkan proposal yang masuk ke BAZ. Setiap karyawan muslim BP dapat mengajukan proposal dana zakat kepada BAZ, proposal tersebut kemudian ditampung dan didiskusikan untuk kemudian ditindak lanjuti apakah sesuai dengan kriteria penerima zakat atau tidak.

Beberapa kegiatan non rutin yang telah dilaksanakan oleh BAZ antara lain :

 Bantuan biaya berobat dhuafa. 
 Bantuan korban bencana alam.
 Santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

 

Bagi karyawan yang ingin mengetahui lebih jauh tentang program ini atau ingin berpartisipasi menyalurakan dana BAZ untuk Program Non Rutin, dapat menghubungi Icang Supriadi atau Bugi Setiadi atau Mada Harahap.

 

METODE PENGUMPULAN ZAKAT

Dana zakat yang dihimpun dari karyawan BP Indonesia, melalui dua mekanisme yaitu potongan payroll dan setoran langsung.

Potongan Payroll

Rutin dengan jumlah tetap. Dilakukan pemotongan gaji per bulan melalui payroll sejumlah tertentu dan sesuai keikhlasan.

Insidentil

Sumbangan bebas kapan saja dan berapa saja, sesuai dengan keikhlasan, ditansfer ke rekening BAZIS di CIMB Niaga Syariah (a/n. MIKE SAPTA WULANSARI, no. rekening 5280117755117).

 

Untuk karyawan yang ingin menunaikan zakatnya melalui mekanisme pemotongan payroll, silahkan mendownload Form Ikrar Zakat, kemudian silahkan mengisi dan menandatanganinya, lalu dikirim ke Sazli Rais (E-4) ataupun Mike S. Wulansari (E-4).

 

METODE PENYALURAN DANA ZAKAT

Seperti telah disebutkan sebelumnya, dalam setiap penyaluran dana zakat BAZ selalu bekerja sama dengan sponsor. Sponsor yang dimaksud di sini adalah karyawan BP Indonesia

 

Mekanisme pennyaluran dana zakat adalah sebagai berikut:

 Sponsor mengajukan proposal melalui email yang ditujukan ke koordinator masing-masing program. 
 Proposal yang masuk akan direview dan dan diputuskan dalam meeting rutin bulanan pengurus BAZ.
 Bila proposal disetujui, sponsor akan dihubungi untuk pencairan dananya.
 Bila kegiatan telah terlaksana, sponsor berkewajiban mengirimkan laporan kegiatan ke pengurus BAZ. 

 

Berikut adalah ilustrasi mengenai Metode Pengumpulan dan Penyaluran Dana Zakat.

STRUKTUR ORGANISASI

LAPORAN KEUANGAN

BAZ KM-BMPI akan memberikan laporan pengelolaan zakat per 6 bulan tiap tahunnya, dimana periode pertama adalah untuk periode Januari-Juni dan periode kedua adalah untuk periode Juli-Desember.

Terlampir adalah Laporan Pengelolaan Zakat untuk periode Juli-Desember 2012.

KEGIATAN BAZ